Banda Aceh, 21 September 2026 — Pelatihan Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kerjasama KLH Batch 3/XVI telah successfully dilaksanakan pada 14–21 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dan diselenggarakan dalam Paket Khusus Kerjasama dengan PDLUK KLH untuk TUK Dinas Lingkungan Hidup Kota/Kabupaten/Provinsi.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum INKALINDO, Dr. Poerna Sri Oetari, S.Si., M.Si. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta dalam memahami proses penyusunan serta penilaian dokumen AMDAL sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran yang komprehensif mulai dari materi dasar AMDAL, proses penyusunan dokumen lingkungan, pemahaman tahapan AMDAL, hingga praktik penggunaan sistem AMDALNET. Materi disampaikan oleh para pemateri yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan pelaksanaan AMDAL.

Koordinator Magister Pengelolaan Lingkungan (MPL) Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ichwana, S.T., M.P., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Prof. Ichwana juga menilai bahwa pelatihan AMDAL yang memadukan pemahaman materi dengan praktik penggunaan AMDALNET memberikan pengalaman yang penting bagi peserta dalam menghadapi kebutuhan pengelolaan lingkungan di lapangan.

“Pelatihan seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang lingkungan. Pemahaman terhadap AMDAL tidak hanya berhenti pada aspek teori, tetapi juga perlu didukung dengan kemampuan teknis dan pemanfaatan sistem digital seperti AMDALNET,” ujar Prof. Ichwana.

Selama proses pembelajaran, para peserta mengikuti rangkaian materi yang disusun secara bertahap. Peserta diperkenalkan dengan konsep dan prinsip dasar AMDAL, tahapan penyusunan dokumen, hingga penerapan proses administrasi dan teknis melalui platform AMDALNET.

Kehadiran pemateri yang berpengalaman turut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan berdasarkan praktik dan pengalaman di bidang AMDAL. Dengan demikian, proses pelatihan tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi, tetapi juga diarahkan untuk membangun kompetensi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.

Sebanyak 50 peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dengan latar belakang DLH, Mahasiswa, Konsultan dan Penyusun dengan kebutuhan yang beragam. Hal ini menjadikan kegiatan sebagai ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman terkait pengelolaan lingkungan di berbagai daerah.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dan proses evaluasi, seluruh 50 peserta dinyatakan lulus dalam Pelatihan Dasar AMDAL Kerjasama KLH Batch 3/XVI.

Keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan pelatihan menjadi capaian positif sekaligus menunjukkan komitmen peserta dalam meningkatkan kompetensi di bidang pengelolaan lingkungan. Nur Azmi selaku mahasiswa dari MPL meraih terbaik 1 dalam pelatihan ini. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam mendukung pelaksanaan pengelolaan lingkungan dan penyelenggaraan AMDAL di masing-masing daerah.

Pelaksanaan Pelatihan Dasar AMDAL Kerjasama KLH Batch 3/XVI diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antara INKALINDO, KLH, institusi pendidikan, serta para pemangku kepentingan lingkungan dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang pengelolaan lingkungan di Indonesia.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *