Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian equity visiting lecturer program untuk memperkuat pentingnya kolaborasi internasional dalam menghubungkan perspektif ilmiah dan budaya dalam upaya konservasi. Dengan terlaksanakannya kegiatan ini, diharapkan adanya networking dan pengetahuan yang lebih luas antara China dan Aceh dalam studi sejarah dan perlindungan satwa liar berbasis kearifan lokal, serta disiplin ilmu terkait lingkungan dan kebudayaan. Yang dapat menjadi langkah baru untuk upaya konservasi baik melalui praktisi dan riset.
Penyampaian materi oleh Associate Prof. Cao Zhihong mengenai studi sejarah satwa liar (harimau dan gajah) dari perspektif lintas wilayah dan budaya, khususnya tentang hubungan manusia dan satwa. Beliau menjelaskan adanya historis dan pergeseran distribusi satwa liar dan perubahan lingkungan dari masa kuno hingga modern. Hal ini juga dibandingkan dengan pendekatan konservasi di Aceh yang mengintegrasikan adat, budaya, dan agama dalam melindungi gajah.
Diskusi dan pertanyaan dari peserta dalam kegiatan ini juga menunjukkan antusiasme dan ketertarikan terhadap topik yang dibahas.
Lalu kegiatan diakhiri dengan Penyerahan kenang-kenangan dari Program Studi Magister Lingkungan kepada Prof. Cao Zhihong oleh Prof. Ichwana sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam kegiatan ini.


Comments are closed