Banda Aceh – Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan (MPL) Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Webinar Series IX dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2026 pada Selasa, 31 Maret 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini mengangkat tema “Merawat Hulu, Menjaga Hilir: Restorasi Ekosistem Air Aceh untuk Mitigasi Banjir dan Longsor”, yang menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya air secara terpadu dari hulu hingga hilir dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi di Aceh.

Webinar dibuka secara resmi oleh Koordinator Program Studi MPL, Prof. Dr. Ichwana, S.T., M.P, yang dalam sambutannya menekankan bahwa pengelolaan air tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan kebijakan publik. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menjaga keberlanjutan ekosistem air di Aceh.

Acara ini dimoderatori oleh Zhatoer Rayhan Qauvani, M.Ling, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif, sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Webinar menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu:

  • Prof. Dr. Nazli, S.Si., M.Si (Dosen MPL USK)
  • Atika Izzaty, S.T., M.Sc (Dosen Teknik Geodesi Universitas Hasanuddin)

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Nazli menjelaskan pentingnya pendekatan kebijakan dan tata kelola lingkungan dalam menjaga keseimbangan ekosistem air, khususnya di wilayah Aceh yang rentan terhadap banjir dan longsor. Ia menekankan bahwa degradasi lingkungan di wilayah hulu akan berdampak langsung pada kondisi hilir.

Sementara itu, Atika Izzaty memaparkan hasil kajian berbasis teknologi terkait pemantauan distribusi air dan perubahan lingkungan, termasuk pemanfaatan data geospasial untuk analisis kerentanan banjir. Ia juga menunjukkan bagaimana indikator kualitas air seperti Dissolved Oxygen (DO) dapat digunakan untuk menilai kondisi perairan secara ilmiah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan terkait dinamika bencana di Aceh, termasuk tren kejadian banjir, longsor, serta pengaruh fenomena hidrometeorologi seperti siklon tropis terhadap kondisi lingkungan regional.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan praktisi lingkungan dari berbagai daerah. Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan kritis terkait solusi pengelolaan air dan mitigasi bencana.

Melalui webinar ini, MPL USK berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong lahirnya solusi inovatif dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Aceh.

Categories:

Tags:

Comments are closed