Banda Aceh – Kabar membanggakan datang dari Universitas Syiah Kuala (USK). Aya Khalila, mahasiswi Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan (MPL) Sekolah Pascasarjana USK, berhasil meraih pendanaan penelitian mahasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pendanaan ini diperoleh melalui skema Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA), sebuah platform yang mewadahi usulan-usulan penelitian dan pengabdian berkualitas dari kalangan akademisi di seluruh Indonesia. Keberhasilan Aya Khalila (NIM 240920030005) ini menjadi bukti kualitas riset yang dikembangkan di lingkungan pascasarjana USK, khususnya dalam bidang pengelolaan lingkungan.

Aya Khalila akan menggunakan pendanaan ini untuk penelitian tesis magisternya yang berfokus pada isu pencemaran air akibat aktivitas pertanian. Judul penelitiannya adalah “Recovery Air Limpasan Pertanian Tercemar Nitrat, Fosfat, dan Pestisida melalui Proses Bioremediasi Cyanobacteria dan Membrane Ultrafiltrasi”. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode inovatif untuk memulihkan kualitas air yang tercemar oleh senyawa kimia berbahaya seperti nitrat, fosfat, dan pestisida, yang umum ditemukan dalam limpasan air pertanian.

Dalam penelitiannya, Aya Khalila akan menggabungkan proses bioremediasi menggunakan Cyanobacteria dengan teknologi membran ultrafiltrasi. Diharapkan, pendekatan ini dapat menjadi solusi efektif dan ramah lingkungan untuk mengatasi masalah pencemaran air pertanian, yang menjadi perhatian serius dalam upaya pelestarian sumber daya air.

Proses penelitian ini akan dibimbing oleh dua promotor berpengalaman, yaitu Prof. Dr. Ir. Nasrul, ST, MT., dan Prof. Dr. Ir. Suhendrayatna, M. Eng.

Pencapaian Aya Khalila ini tidak hanya membanggakan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan dan Universitas Syiah Kuala secara keseluruhan, serta menegaskan komitmen USK dalam menghasilkan penelitian yang relevan dan berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *